PURBALINGGA — Kepolisian Resor (Polres) Purbalingga kembali menggelar program interaktif Jumat Curhat guna mendekatkan diri dengan masyarakat. Kali ini, kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balai Desa Padamara, Kabupaten Purbalingga, dengan dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemuda, kaum perempuan, serta warga setempat.
Kapolres Purbalingga, AKBP Hendry Susanto Sianipar, mengungkapkan apresiasinya atas sambutan hangat warga Desa Padamara. Menurutnya, forum ini menjadi wadah strategis bagi kepolisian untuk mendengarkan langsung berbagai aspirasi, masukan, maupun keluhan masyarakat secara terbuka.
Dalam arahannya, AKBP Hendry memberikan perhatian khusus terhadap persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Desember 2026. Ia menilai Pilkades merupakan bentuk pesta demokrasi yang paling nyata bagi masyarakat akar rumput.
“Kalau memilih bupati atau anggota dewan mungkin warga hanya melihat sosoknya lewat baliho atau televisi. Namun, kalau kepala desa, kita bisa bertemu dan berinteraksi setiap hari. Inilah esensi pesta demokrasi yang sesungguhnya,” ujar Kapolres di hadapan para warga.
Untuk memastikan kelancaran pesta demokrasi tingkat desa tersebut, Kapolres menginstruksikan jajaran Polsek setempat agar terus bersinergi dan berkoordinasi erat dengan pihak kecamatan serta pemerintahan desa. Langkah ini krusial demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif di setiap tahapan Pilkades.
“Manfaatkan momentum ini dengan baik untuk memilih figur kepala desa terbaik pilihan Bapak dan Ibu sekalian. Kepemimpinan mereka nantinya akan sangat menentukan wajah dan kemajuan Desa Padamara beberapa tahun ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Padamara, Joko Suyanto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tinggi kepada Kapolres Purbalingga beserta jajaran atas terselenggaranya kegiatan positif ini. Ia menilai program Jumat Curhat sangat membantu masyarakat dalam menyalurkan aspirasi secara langsung tanpa sekat birokrasi yang rumit.
Sesi dialog interaktif atau tanya jawab turut mewarnai jalannya acara. Sejumlah warga antusias mengajukan pertanyaan seputar aturan dan potensi pelanggaran dalam Pilkades 2026, penindakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong), hingga langkah pencegahan penipuan online. Seluruh pertanyaan tersebut langsung ditanggapi dan diberikan solusi edukatif secara transparan oleh Kapolres Purbalingga.
(Humas Polres Purbalingga)




